|
Road show of Green-Movies merupakan rangkaian lokus III dari perayaan GYSD (Global Youth Servce Day) program ini, memiliki keterkaitan dengan pendidikan lingkungan hidup yang diselenggarakan berkat kerjasama LPII Foundation dengan 11 lembaga yang bekerja untuk masalah lingkungan hidup di Indonesia yaitu WALHI, JATAM, Ecosister, FWI, Gekko Studio, Sawit Watch, SBIB, SP, KIARA, CSF dan LPII. Acara yang diselenggarakan pada hari kamis, 18 Juni 2009 pukul 13.30 – 17.00 di Gedung LMPI ini dinamakan Road Show Green Movies, karena dilaksanakan dengan menggunakan metode Audio Visual berupa pemutaran Filem StoS Festival yang bertemakan Lingkungan.
Pada saat yang sama juga, acara tersebut di isi dengan beberapa materi dari LPII-ERC oleh Hidayat Muhammad tentang pengembangan Pendidikan Lingkungan di Sekolah Melalui Pendekatan Audio-Visual dan Ibu Sakinah Mirfa, SE, MAF dengan materi 10 Alternatif Aplikasi Pembelajaran Pendidikan Lingkungan di Sekolah (Melalui Pendekatan Audio-Visual)
Acara yang berlangsung selama 1 hari tersebut, dihadiri oleh 45 siswa SMU, guru, para relawan LPII dan 11 lembaga yang bekerja untuk masalah lingkungan hidup di Indonesia. Acara ini diberi Tema HELP Perubahan Iklim, bertemakan HELP karena merupakan singkatan dari Human Security, Ecological Debt, Land Right, Production and Consumption, empat hal prinsip yang harus diperhatikan berbagai pihak dalam masalah perubahan iklim. Tema ini memiliki kaitan antara perubahan iklim dengan penggerusan sumber daya alam di berbagai daerah di Indonesia dan di berbagai negara-negara selatan lainnya. Acara Roadshow of GreenMovies ini juga disalingi dengan beberapa permainan berupa leadership Games berbasis Lingkungan Hidup. Demikian juga dalam rangkaian acara Road Show og Green Vovies tersebut diadakan pengumpulan testimoni pelajar tentang lingkungan hidup dan perubahan iklim, Pameran foto We are Connected.
Proses roadshow bersifat keterlibatan partisipatif siswa dengan pemanduan host.yang berlangsung selama 1 hari. Kedepan acara seperti ini diharapkan dapat menjadi media penyadaran publik khususnya pelajar terkait isu lingkungan antara lain perubahan iklim, tambang, hutan, air, pangan dan gender. (ms/lmpi)
|